Semangat Kompetisi dan Inovasi Warnai LKS TKR Kabupaten Bekasi 2026

Suasana penuh semangat dan antusiasme terasa sejak pagi hari di SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR) yang diselenggarakan oleh MGMP TKR Kabupaten Bekasi ini menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus pembuktian kualitas siswa SMK di bidang otomotif. Sejak pukul 07.00 WIB, para peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bekasi telah memadati lokasi untuk melakukan registrasi, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang dinanti-nantikan.

Acara dibuka secara resmi dengan rangkaian pembukaan yang khidmat. Ketua MGMP TKR, Teguh Wiyono, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kompetisi ini sebagai wadah peningkatan kompetensi sekaligus ajang silaturahmi antar siswa dan guru. Kepala SMKN 1 Babelan, Ratnawati, S.Pd., M.Pd., selaku tuan rumah, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan serta harapan agar kegiatan ini mampu melahirkan generasi unggul di bidang otomotif.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh perwakilan Ketua MKKS SMK Kabupaten Bekasi, Pak Winasis. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan siswa menghadapi perkembangan teknologi otomotif yang semakin pesat, termasuk peralihan menuju kendaraan listrik. Hal ini semakin diperkuat dengan adanya pelatihan mobil listrik bagi guru pendamping yang difasilitasi oleh pihak industri, yakni Wuling.

Memasuki sesi inti, lomba berlangsung dinamis dan kompetitif. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam dua mata lomba utama, yakni Engine Tune Up Konvensional dan Automobile Technology. Di bawah pengawasan juri dari praktisi otomotif, para siswa menguji keterampilan teknis, ketelitian, serta pemahaman mereka terhadap sistem kendaraan.

Di sesi ini, para peserta LKS TKR langsung terjun ke arena lomba yang dibagi menjadi dua area yaitu mata lomba Automobile Technology dan Engine Tune Up Konvensional. Di bawah pengawasan tim juri dari praktisi otomotif, kompetisi berlangsung ketat namun tetap sportif. Para siswa menunjukkan keterampilan terbaik mereka dalam menganalisis, memperbaiki, dan menguji sistem kendaraan, mencerminkan hasil pembelajaran yang selama ini mereka tempuh di sekolah.

Setelah jeda istirahat siang, lomba kembali dilanjutkan hingga sore hari. Sementara itu, para guru pendamping mengikuti pelatihan mobil listrik yang memberikan wawasan baru terkait teknologi otomotif masa depan. Kegiatan ini menjadi nilai tambah tersendiri, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi guru sebagai agen pembelajaran di sekolah.

Menjelang sore, suasana tegang sekaligus penuh harap menyelimuti lokasi saat pengumuman hasil lomba. Para peserta menantikan hasil kerja keras mereka sepanjang hari.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, diumumkan para pemenang dengan hasil yang membanggakan. Pada mata lomba Engine Tune Up Konvensional, Juara 1 diraih oleh SMK Budi Perkasa, disusul Juara 3 SMKN Cikarang Pusat, dan Juara 2 SMKN 1 Babelan. Sementara itu, pada mata lomba Automobile Technology, Juara 1 berhasil diraih oleh SMK Bina Prestasi, Juara 2 SMK Mitra Industri 2100, dan Juara 3 SMK Bina Mitra. Selanjutnya SMK Bina Prestasi akan mewakili di tingkat Provinsi Jawa Barat

Menjelang sore hari, suasana haru dan bangga menyelimuti para peserta saat hasil lomba diumumkan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi pada pukul 19.15 WIB dengan penuh rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara..

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran yang berharga. Para guru pendamping memperoleh wawasan baru melalui pelatihan mobil listrik, sehingga dapat memperkaya proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan SMK yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

LKS TKR Kabupaten Bekasi 2026 tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menumbuhkan semangat kompetisi sehat, kolaborasi, dan inovasi. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi pemantik semangat bagi siswa SMK untuk berprestasi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang otomotif yang terus bergerak menuju era modern dan elektrifikasi.

Hal ini sejalan dengan kehadiran pelatihan mobil listrik bagi guru pendamping yang difasilitasi oleh pihak industri, yaitu Wuling, sebagai bentuk sinergi antara pendidikan dan dunia usaha. Serta disponsori oleh LPK Raftel dan Hiroshi, Penerbit Buku Erlangga, Alwa Collection dan Pak Widodo.